MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG MELALUI ALAT PERAGA BALOK DAN KUBUS PADA SISWA KELAS VIC DI SDN DANAU INDAH 01 KEC. CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI

Authors

  • Nanih Nuraeni SD Negeri Danau Indah 01

DOI:

https://doi.org/10.47601/AJP.17

Keywords:

Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika dan Alat Peraga Kubus dan Balokt

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan masalah rendahnya hasil belajar matematika pada
materi bangun ruang pada siswa kelas VI di SDN Danau Indah 01 Kec. Cikarang BaratBekasi. Hal ini tentunya karena penggunaan alat peraga pembelajaran yang diberikan kurang tepat sehingga membuat siswa bosan dan jenuh dalam melakukan pembelajaran dikelas. Tujuan penelitian perbaikan pembelajaran ini untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi bangun ruang. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas melalui 2 siklus dan setiap siklus dilakukan sebanyak 2 kali pertemuan, dengan langkahlangkah sebagai berikut: (1). Perencanaan, (2). Pelaksanaan, (3). Observasi/ Pengamatan, dan
(4). Refleksi. Peningkatan hasil belajar pada pra siklus hanya mencapai nilai rata-rata kelas
sebesar 52 dengan perolehan nilai 70 ke atas sebanyak 8 siswa atau sebesar 29%. Ini berarti
bahwa sekitar tiga perempatnya atau 20 siswa atau 61% siswa belum tuntas. Siklus 1 nilai
rata-rata siswa masih rendah, 17 siswa atau sebesar 61% yang mendapatkan nilai di atas
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan 11 siswa atau sebesar 31% belum memenuhi nilai rata-rata KKM yakni sebesar 70, sedangkan pada siklus rata-rata nilai siswa sebesar 63. Siklus 2 penguasaan terhadap materi pelajaran pada siklus II sudah mencapai hasil yang maksimal yakni memperoleh nilai rata-rata kelas mencapai 81, hanya terdapat 2 siswa atau sebesar 7% yang belum mendapatkan nilai di atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), sedangkan 26 siswa atau sebesar 93% sudah memenuhi nilai rata-rata KKM yakni sebesar 70. Hasil diatas diperoleh berdasarkan tindakan yang dilakukan melalui alat peraga bangun ruang pada siswa kelas V. Maka dengan menerapkan alat peraga kubus dan balok, maka siswa akan selalu terlibat secara langsung dalam pembelajaran, dapat memecahkan masalah secara bersama sehingga dengan keterlibatan ini materi yang dibahas akan selalu teringat dalam pemikirannya dan konsep yang harus dikuasai siswa akan mudah diterimanya.

References

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.

Jakarta : Rineka Cipta.

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: Rineka Cipta

Badudu. J.S. (2000). Kamus Besar Bahasa

Indonesia. Jakarta: Depdiknas

Dahar, Ratna, Wilis, (1999). Teori-Teori

Belajar: Jakarta: Erlangga

Dimyati dam Moedjiono. (2000). Belajar

dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka

Cipta

Hamalik, Oermar. (1998). Media

Pendidikan. Bandung: IKAPI

Iskandar. (2012). Penelitian Tindakan

Kelas. Jakarta: Referensi GP Press

Group

Kosmiyah, Indah, (2012). Belajar dan

Pembelajaran. Yogyakarta: Teras

Purwanto, Ngalim. (2007). Psikologi

Pendidikan. Jakarta: Remaja

Rosdakarya

Rahman, Abdurrohman. (2001).

Pendidikan Kewarganegaraan di

Perguruan Tinggi. Bandung: Remaja

Rosdakarya

Published

2020-09-22

How to Cite

Nuraeni, N. N. (2020). MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN RUANG MELALUI ALAT PERAGA BALOK DAN KUBUS PADA SISWA KELAS VIC DI SDN DANAU INDAH 01 KEC. CIKARANG BARAT KABUPATEN BEKASI. Jurnal Pedagogiana, 8(4). https://doi.org/10.47601/AJP.17