IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN ASPEK PENGOLAHAN MAKANAN DI SMK NEGERI BATUJAYA KARAWANG

Authors

  • ASEP SUKMAKELANA

DOI:

https://doi.org/10.47601/AJP.77

Keywords:

pembelajaran saintifik, kreativitas, prakarya dan kewirausahaan di aspek pengolahan

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dirancang untuk (1) mengetahui implementasi metode pembelajaran Saintifik dalam pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dalam aspek Pengolahan, (2) mengetahui kreativitas siswa dalam pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dari aspek Pengolahan di SMK Negeri Batujaya Karawang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Model Kemmis dan Mc Taggart yaitu perencanaan, tindakan dan refleksi yang dilaksanakan dalam II siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ 1 SMK Negeri Batujaya Karawang sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data dengan; (1) Lembar observasi digunakan untuk pengamatan Saintifik, (2) Lembar penilaian non tes digunakan untuk mengamati kreativitas siswa (3) angket refleksi digunakan untuk menyimpulkan hasil dari kreativitas dalam Saintifik. Teknik analisis data kualitatif menggunakan hasil refleksi yang dicatat, diidentifikasi, dikelompokkan dan kuantitatif dengan persentase rata-rata, interval dan kecendrungan. Hasil penelitian ini menunjukan sebagai berikut; (1) Implementasi metode pembelajaran Saintifik meliputi peninjauan SKL (Standar Kompetensi Lulusan), KI (Kompetensi Inti), KD (Kompetensi Dasar) dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), pelaksanaan metode Saintifik dengan menggunakan 6M (Mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan, mencipta), refleksi kreativitas dengan menggunakan 4P (Person, Press, Proses, Produk) yaitu siswa dapat mendesain dan menciptakan manisan bahan nabati, (2) Kreativitas siswa dalam mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan menunjukkan bahwa pada tingkat kreativitas pada siklus I adalah 65,17% (cukup kreatif) dan kreativitas siklus II adalah 84,82% (kreatif). Dengan demikian peningkatan pada siklus I dan siklus II mengalami kenaikan sebesar 19,65%.

References

A.S Munandar. (1984). Memupuk Bakat dan Kreativitas Siswa Sekolah Menengah. Jakarta: Gramedia.

Abdul Majid. (2014). Implementasi Kurukulum 2013. Bandung: Interes Media.

Oemar Hamalik. (2011). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ronny Kountur. (2009). Metode Penelitian. Jakarta: Buana Printing.

Rusman. (2014). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press. Siswoyo Dwi, Dkk. (2013). Ilmu Pendidikan. Yogjakarta: UNY Press.

Sternberg J Robert dan Williams M Wendy (1996). How to Develop Student Creativity. Alexandria Virginia. Association for Supervision and Curriculum Development.

Suharsimi Arikunto. (2015). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Suprananto Kusaeri. (2012). Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Yogjakarta: Graha Ilmu.

Utami Munandar. (2012). Pengembangan Kreativitas Anak berbakat. Jakarta: Rineka Cipta

Published

2021-09-19

How to Cite

SUKMAKELANA, A. (2021). IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN ASPEK PENGOLAHAN MAKANAN DI SMK NEGERI BATUJAYA KARAWANG. Pedagogiana : Jurnal Pendidikan Dasar, 9(8). https://doi.org/10.47601/AJP.77